Horor Indonesia Mendunia: Kereta Berdarah di FEFF
Film horor Indonesia semakin menunjukkan taringnya di kancah internasional. Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbud Ristek, Ahmad Mahendra, menegaskan bahwa film horor merupakan aset Indonesia yang layak ditampilkan di festival film dunia. Salah satu yang mendapat dukungan penuh dari Kemendikbud Ristek adalah film "Kereta Berdarah" karya Rizal Mantovani yang berkompetisi dan ditayangkan di Far East Film Festival (FEFF) 2024 di Udine, Italia.
Film horor "Kereta Berdarah" karya MVP Pictures, disutradarai oleh Rizal Mantovani, tayang perdana di bioskop Nuovo Giovanni da Udine pada Sabtu (27/4) dalam rangkaian Udine Far East Film Festival 2024. Film ini menarik perhatian karena diputar tepat di tengah malam.
Rizal, Sang sutradara berbagi pandangannya mengenai hantu dalam film horor, yang menurutnya bisa menjadi refleksi kehidupan masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap negara memiliki hantunya sendiri yang mencerminkan sifat dan peringatan bagi manusia.
Setelah film diputar, penonton menunjukkan apresiasi tinggi dengan memberikan tepuk tangan selama lebih dari satu menit, menandakan kesuksesan dan penerimaan positif terhadap "Kereta Berdarah".
Kemendikbud Ristek optimis dengan kualitas film Indonesia yang semakin baik, baik dari segi gambar maupun cerita. Hal ini membuat film Indonesia tak perlu ragu tampil di festival film internasional. Mahendra menekankan bahwa film Indonesia kini memiliki keragaman cerita yang dapat menarik perhatian penonton luar negeri dan menjadi aset Indonesia.
"Karena film-film kita juga udah berkualitas gambar dan ceritanya," tambah Mahendra.
Sebelumnya, Kemendikbud Ristek juga berhasil membawa film horor "Perempuan Tanah Jahanam" untuk tampil di Busan International Film Festival (BIFF) 2023 di Korea Selatan. Tahun ini, selain "Kereta Berdarah", ada enam film Indonesia yang diputar di Far East Film Festival, yaitu "13 Bom di Jakarta", "Ali Topan", "Kuldesak", "Surat untuk Bidadari", dan "Tjoet Nja' Dhien".
Far East Film Festival merupakan salah satu festival film genre terbesar di dunia yang memfokuskan pada penayangan film Asia dan Eropa. Festival yang telah berusia 26 tahun ini berlangsung dari 24 April hingga 2 Mei 2024 di Udine, Italia.
Udine Far East Film Festival 2024 juga istimewa karena menyajikan Indonesia Focus yang secara khusus dilakukan untuk merayakan karya film Indonesia yang terus berkembang dari masa ke masa. Ada malam perayaan khusus film Indonesia yang akan digelar pada Senin
Dengan semakin banyaknya film Indonesia yang tampil di kancah internasional, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi dunia terhadap karya-karya sineas tanah air. Kemendikbud Ristek terus mendorong perfilman Indonesia agar semakin berkembang dan diakui di berbagai ajang internasional. -(LN)


Comments
Post a Comment