TAROT: Ramalan Zodiak Membawa Kutukan Kematian

Siapkan diri Anda untuk terjebak dalam kutukan mengerikan yang dibawa oleh kartu tarot dalam film horor terbaru, "Tarot" (2024). Diproduksi oleh ALLOY Entertainment bekerja sama dengan Ground Control, film ini akan tayang di bioskop Indonesia pada 15 Mei 2024. Mengisahkan enam remaja yang tak sengaja melepaskan iblis dari kartu tarot terkutuk, "Tarot" menjanjikan pengalaman horor yang penuh dengan jumpscare serta kejutan tak terduga.


Film Tarot 20224 (Gambar: TV Insider https://images.app.goo.gl/h6Abv1yMp54AeNhdA)


Halo Cinephile! Buat kamu yang percaya zodiak dan para pecinta film horor klasik yang penuh dengan jumpscare menegangkan dan kejutan tak terduga, bersiaplah untuk terjebak dalam kutukan kartu tarot yang mengerikan di film "Tarot" (2024)!

ALLOY Entertainment bekerja sama dengan Ground Control menghadirkan film horor berjudul Tarot. Film ini tayang di bioskop Indonesia pada 15 Mei 2024.

Film satu jam setengah ini mengisahkan tentang enam orang remaja yang menghabiskan malam di sebuah rumah tua. Mereka lalu menemukan kartu tarot yang dilukis dengan tangan. Kemudian mereka mencoba meramal melalui kartu tersebut.

Namun, mereka melakukan pelanggaran suci pembacaan Tarot yakni, jangan pernah menggunakan kartu orang lain. Tanpa disadari, setelah meramal menggunakan kartu tarot tersebut mereka melepaskan iblis yang terperangkap di dalam kartu terkutuk. Satu per satu dari mereka kemudian melawan maut untuk melarikan diri dari kematian yang telah diramalkan dari kartu tersebut.

Memulai debut penyutradaraan mereka dengan "Tarot," Cohen dan Halberg berangkat tajam dari plot "Horrorscope," novel tahun 1992 karya Nicholas Adams. Kisah Adams adalah tentang seorang pembunuh berantai yang memilih korbannya berdasarkan tanda-tanda zodiak.

Cohen dan Albert beralih ke cerita yang lebih mirip dengan "Final Destination" dan "Ten Little Indians". Hal ini terlihat dari cara kematian para korban yang identik dengan kecelakaan tetapi memiliki unsur horor dengan hadirnya sosok iblis yang menyeramkan.

Secara umum film Tarot mampu memberikan pengalaman horor yang intens dan cukup menegangkan. Dari sisi akting, sinematografi dan scoring cukup mampu memberikan pengalaman yang menegangkan.

Film ini dikemas dengan adegan-adegan menegangkan yang akan membuat bergidik di kursi bioskop, serta kejutan-kejutan tak terduga yang akan membuat penonton terpaku pada layar.

Lebih dari sekadar horor, "Tarot" juga menyelipkan unsur komedi di beberapa bagiannya. Hal ini membuat film ini tidak hanya menegangkan, tetapi juga menghibur dan cocok ditonton bersama teman-teman.

Soundtrack yang menyeramkan juga menambah suasana mencekam selama menonton, membuat penonton semakin terhanyut dalam dunia penuh kutukan dan teror.

Namun, di satu sisi, perlu pendalaman cerita dari karakter utama. Penonton hanya dikisahkan kepada karakter yang berkumpul, bermain kartu tarot, kemudian melawan ahli nujum yang ada di kartu terkutuk tersebut. Penonton tidak diberikan sedikit gambaran bagaimana karakter dapat bermain tarot dan meramal, hingga ramalannya tersebut menjadi nyata.

Kemudian, ceritanya mungkin bisa dibuat lebih menarik, khususnya di bagian penutup film. Di bagian akhir, Cohen dan Halberg memberikan kejutan dengan menampilkan salah satu korban yang selamat dari kutukannya, tetapi hanya diberikan alasan sederhana kenapa bisa selamat.

Bagi penyuka film horor yang menegangkan, "Tarot" mungkin bisa menjadi pilihan tontonan karena jumpscare-nya yang banyak, meski pada akhirnya tidak memberikan ketegangan dan ketakutan yang maksimal.

Jadi, tunggu apa lagi? Ajak teman-teman Anda dan rasakan sensasi teror yang menegangkan dalam film "Tarot" (2024). Bersiaplah untuk terjebak dalam kutukan kartu tarot dan temukan jalan keluar dari petualangan yang penuh misteri dan kengerian ini! -(LN)

Comments

Popular posts from this blog

Vera Farmiga dan Patrick Wilson: Duo Ikonik yang Menghantui Genre Horor Hollywood

Siksa Kubur: Ketika Trauma Memicu Misi Mengerikan Mencari Keadilan

Malam Pencabut Nyawa: Teror Mitologi dalam Sentuhan Sinematik Baru